Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

Kegiatan DWP Kanwil Kementerian Agama Kalimantan Barat dalam rangka Penguatan Pengelolaan Raudhatul Athfal

Gambar
Penyampaian Materi oleh Ibu Ketua DWP Kanwil Kemenag Kalbar, Hj. Yeni Ridwansayah didampingi Ketua Bidang Pendidikan DWP Kanwil Assalamualaikum w.w. Sahabat Minsanis, kali ini saya ingin berbagi cerita tentang kegiatan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat. DWP adalah Organisasi yang beranggotakan istri Pegawai negeri sipil. Begitu pula dengan kami, yang merupakan istri dari pegawai Kementerian Agama, tergabung dalam organisasi Dharma Wanita Persatuan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat. Ohya, kegiatan ini diselenggarakan di Kabupaten Sambas dengan melibatkan pengurus DWP Kanwil Kemenag Kalbar dan seluruh ketua DWP Kemenag Kabupaten Kota Se-Kalimantan Barat. Foto Bersama setelah Pembukaan, di posisi depan adalah ibu-ibu pengurus DWP Kanwil Kemenag dan di bagian belakang adalah ketua DWP Kemenag Kabupaten/Kota se-Kalbar Raudhatul Athfal (RA) adalah lembaga pendidikan anak prasekolah yang berciri khas

Yuk Kita Dukung Gerakan “Go Green Indonesia “Untuk Indonesia yang Lebih Hijau, Bersih dan Sehat

Gambar
Sahabat Minsanis, Pernah nggak kamu mendengar istilah go green ? Ungkapan asing ini, cukup sering terdengar. Salah satu kasus terkait dengan isu ini sempat viral di Indonesia,yaitu temuan bangkai paus di pantai perairan Wakatobi pada pertengahan November tahun 2018 lalu. Betapa mengejutkan Dears, ternyata dalam perut hewan ini, ditemukan sampah plastik dalam jumlah besar yaitu 5,9 kg. Sungguh sangat miris sekali.   Dilansir di EF Blog, Go Green atau Going Green berarti mengubah gaya hidup menjadi ramah lingkungan ( eco-friendly) serta mengurangi tingkat polusi dan sampah . “Go Green Indonesia” adalah upaya untuk menciptakan negeri Indonesia yang hijau, bersih dan sehat. Tujuannya tak lain adalah untuk melestarikan dan menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi semua makhluk. Ada 3 hal pokok dalam gerakan “ Go Green Indonesia ”, yaitu: 1.     ReduceReduce yang berarti upaya penghematan dan selektif dalam pemanfaatan sumber daya energy 2.     Reuse berupa pemanfa

Menyusun Menu Katering yang Sehat, Tidak Membosankan dan Harga Terjangkau

Gambar
Salam bahagia sahabat Minsanis semua … Sebagai bentuk penghargaan terhadap apresiasi para bunda yang membeli buku “Panduan Menyediakan Makanan Sehat bagi Seluruh Anggota Keluarga”, saya memberikan bonus dengan mengikutsertakan para bunda ke WA grup “Bunda Sayang Keluarga”. Grup dimaksud akan menjadi wadah sharing informasi gizi, baik tentang menu, diet penyakit serta konsultasi gizi gratis. Grup ini seyogyanya akan aktif pada tanggal 01 Maret 2019 mendatang, namun beberapa pertanyaan terkait katering sehat dan konsultasi gizi telah masuk ke meja redaksi (hehehee…sekali-kali pinjam istilah keren dulu ya). Pertanyaan pertama yang masuk seputar katering. Untuk memudahkan kita memahami kasus ini, saya gambarkan sebagai berikut: Situasi : Selama ini pihak katering melayani klien sebuah institusi untuk makan siang dan makan malam. Menu ditetapkan oleh klien, hanya berupa jenis bahan makanannya (yaitu harus ada lauk hewani ditambah tempe/tahu atau bakwan, dengan budget Rp 12.

Vitamin A: Kapsul Kecil dengan Manfaat Besar. Sudahkah Anda Mengetahuinya??

Gambar
Sahabat Minsanis … Bulan Februari ini bertepatan dengan bulan Vitamin A, yaitu secara nasional diadakan pendistribusian kapsul vitamin A secara gratis kepada seluruh anak balita di Indonesia. Pendistribusiannya tidak hanya di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang ada di setiap desa atau kelurahannya, tapi juga di rumah sakit, klinik kesehatan, hingga Taman Kanak-Kanak dan Kelompok Bermain (KB). Waaah.. gencar sekali ya distribusi vitamin A. Bahkan, pengalaman saya saat menjadi petugas kesehatan di Puskesmas… kami sering melakukan sweeping distribusi kapsul vitamin A pada bulan Maret dan September. Tujuannya tentu untuk memastikan semua anak balita di wilayah kerja kami mendapatkan kapsul berharga ini.     Sumber foto: twitterpromkes.com Sudah dipastikan benda ini merupakan sesuatu yang penting sekali, bukan? Sampai-sampai menjadi agenda rutin nasional setiap 6 bulan sekali yaitu di bulan Februari dan Agustus. Lantas, tahukah kamu apa itu kapsul vitamin A? Kap

“ Mengapa 1000 Hari Pertama Kehidupan Begitu Penting”??

Gambar
Sumber Foto: 3.bp.blogspot.com Sahabat Minsanis dimanapun berada, semoga selalu sehat dan lancar aktivitasnya… Beberapa waktu terakhir, sering dikampanyekan pesan tentang 1000 hari pertama kehidupan (HPK). Apakah Kamu sudah pernah mendengarnya?   Saya berharap sudah, karena informasi tentang 1000 HPK ini sangat berharga. Lantas tahukah kamu mengapa 1000 hari pertama kehidupan ini begitu penting?   Cari tahu informasinya yuk Dears… Apakah 1000 Hari Pertama Kehidupan? 1000 Hari Pertama Kehidupan (1000 HPK) adalah 1000 hari-hari awal kehidupan seorang manusia, dimulai sejak dari masa dalam kandungan ( kehamilan) 270 hari hingga anak berusia 2 tahun (730 hari), yang jika ditotal 270 +730 = 1000 hari. Mengapa 1000 HPK Penting? Seperti dilansir di Lagizi.com, 1000 hari pertama kehidupan telah disepakati oleh para ahli di seluruh dunia sebagai momen   terpenting dalam hidup seseorang. Sejak saat perkembangan janin di dalam kandungan, hingga berusia dua tahun menentukan

“U are What U Eat”, Wujudkan Tubuh yang Sehat dengan Makanan Sehat

Gambar
Sahabat Minsanis, Pernah dengar ungkapan “ U are what u eat? “, Slogan yang telah lama populer ini berarti “Kamu adalah yang kamu makan, maknanya bahwa kondisi tubuh dan status kesehatan (mu) sesuai dengan asupan makanan (mu). Apabila yang masuk makanan sehat, Insya Allah sehat pulalah ia, aktif dan produktif dalam mengisi kehidupan. Namun bagaimana bila sebaliknya Dears?? Makanan yang tidak sehat akan mengancam kehidupan seseorang. Mulai dari berkurangnya produktivitas, terkena berbagai macam penyakit (umumnya penyakit tidak menular) dan berujung pada nyawa sebagai taruhannya.  Dewasa ini, penyakit tidak menular (PTM) mendominasi dan menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. PTM ini banyak diakibatkan karena gaya hidup seseorang yang tidak sehat,   termasuk pola makan (misalnya: terlalu manis, terlalu asin, mengandung lemak jenuh, kurang serat dan lain sebagainya).  Pengalaman … Jika sudah mengalami fase terkena penyakit, barulah seseorang dan orang sekitarnya mulai

Mengupas Buku yang Membantu Para Ibu Untuk Menyediakan Makanan Sehat

Gambar
Sahabat Minsanis, Sehat adalah modal utama bagi sesorang dalam mengisi kehidupan dan menyediakan makanan sehat menjadi keharusan yang harus dipenuhi ketika seseorang ingin hidupnya sehat, produktif dan terhindar dari berbagai penyakit. Tren pola penyakit yang setiap saat mengancam kita, mengalami perubahan pola di zaman globalisasi sekarang. Apakah Sahabat pernah mendengar istilah triple burden ? Pola penyakit inilah yang terjadi saat ini, yaitu keadaan dimana penyakit infeksi masih ada, penyakit tidak menular (PTM) mendominasi dan penyakit yang seharusnya sudah diatasi kembali hadir. Penyakit Tidak Menular yang mendominasi seperti hipertensi, stroke, diabetes , jantung, dan lain-lain, tidak terlepas dari lifestyle (gaya hidup) seseorang yang erat kaitannya dengan pola makan.   Buku ini mengupas betapa pentingnya pola makan yang benar (sehat) untuk kesehatan seluruh anggota keluarga. Berbagai kendala dan kerepotan dalam proses penyiapan makanan sehat, lebih dikarenak